<p><strong>DALUNG (03/03/2026)</strong> - Dalam rangka menyatukan persepsi dan langkah strategis dalam pengelolaan sampah, Rapat Koordinasi Pengelolaan Sampah di Desa Dalung diselenggarakan pada Jumat (20/2) yang bertempat di Ruang Rapat Kantor Perbekel Dalung. Kegiatan ini dihadiri oleh Perbekel Dalung I Gede Putu Arif Wiratya, S.Sos., Sekretaris Desa Dalung I Made Trimayasa, SE., Ketua BPD Dalung Drs. I Nyoman Waga, M.Si., beserta anggota., Ketua LPM Desa Dalung Drs. Bagus Sapta Tenaya, M.M.Ak., beserta pengurus., Ka.Si dan Ka.Ur di Lingkungan Pemerintah Desa Dalung beserta staf., Kelian Banjar Dinas se-Desa Dalung., Bendesa Adat Dalung Ir. I Nyoman Widana., Prajuru Desa Adat Padang Luwih lan Prajuru Desa Adat Tuka I Gede Sukarya, SH.</p> <p> </p> <p>Pertemuan ini dilaksanakan sebagai wadah diskusi serta koordinasi antara pemerintah desa, lembaga desa, Satgas Pengelolaan Sampah, serta tokoh masyarakat dan adat. Selain itu, rapat koordinasi dilaksanakan dengan untuk mencari solusi konkret serta membangun sistem pengelolaan sampah yang terintegrasi, mulai dari pemilahan di tingkat rumah tangga hingga pengolahan akhir.</p> <p> </p> <p>Dalam pertemuan tersebut, Ketua LPM Desa Dalung menyampaikan bahwa pentingnya peran serta kolaborasi bersama dalam menangani persoalan sampah ini. LPM Desa Dalung mendorong seluruh pihak untuk mengedepankan kerja nyata di lapangan dan mensosialisasikan kepada masyarakat terkait pengelolaan sampah. <em><strong>“Mari kita bersatu untuk mengelola dan menangani masalah sampah secara sungguh-sungguh. Jika bukan kita mengelola ini, lalu siapa lagi? Pemerintah Desa telah memfasilitasi melalui regulasi, baik melalui peraturan desa maupun awig-awig. Kini saatnya kita bergerak bersama untuk mengatasinya demi masa depan lingkungan kita,” </strong></em>ungkapnya.</p> <p> </p> <p>Tak hanya itu, dalam sesi diskusi, salah satu kelian banjar dinas yang hadir, I Ketut Susila mengajak seluruh hadirin dan masyarakat untuk menumbuhkan rasa empati yang lebih dalam. Kelian Banjar Dinas Pegending tersebut menyampaikan harus ada keseriusan dalam membangun budaya saling menghargai dan menurutnya keseriusan tersebut harus dibarengi dengan perubahan sikap masyarakat dalam menghargai profesi pengelola sampah itu sendiri. <em><strong>“Kita harus tegas dalam pengelolaan sampah ini. Tegas dalam artian kita belajar menjadi orang-orang yang menghormati orang yang bekerja di bidang pengelolaan sampah itu,”</strong></em> pungkasnya. </p> <p> </p> <p><strong>(KIMDLG-013).</strong></p>
LPM Ajak Seluruh Pihak Bersatu Tangani dan Kelola Persoalan Sampah di Desa Dalung
03 Mar 2026